(0362) 25090
distankan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan Dan Perikanan

DALAM RANGKA MEMPEROLEH DATA YANG AKURAT, MAKA TERUS DILAKUKAN PENDATAAN POPULASI TERNAK SAPI !!!

Admin distankan | 20 Oktober 2026 | 21 kali

Pendataan populasi ternak sapi merupakan salah satu kegiatan penting dalam rangka memperoleh data yang akurat mengenai kondisi dan perkembangan populasi ternak sapi di wilayah Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada.

Pada hari ini Selasa, 20  Oktober 2026 melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan  Perikanan Kabupaten Buleleng, telah melaksanakan kegiatan pendataan populasi ternak sapi di Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada. Pendataan ini  dilaksanakan oleh Pengawas Sanitasi Uspet dan Kesmavet beserta Staf Bidang PKH . Sebelum melaksanakan kegiatan, petugas berkoordinasi dengan Dokter Hewan yang bertugas di Kecamatan Sukasada. Kegiatan  Pendataan populasi Ternak Sapi ini di fokuskan di Lingkungan Lumbanan,  Kelurahan Sukasada. Kegiatan ini  dilaksanakan melalui pengumpulan data secara langsung dilapangan dengan melakukan pencatatan terhadap ternak sapi yang dipelihara oleh peternak, dengan tujuan untuk mendukung pengembangan subsektor peternakan (ternak sapi) yang berdaya saing dan berkelanjutan. Dalam pelaksanaan kegiatan pendataan dilapangan kami didampingi oleh  dokter hewan yang bertugas di Kecamatan  Sukasada. Pendataan dilaksanakan pada Peternak Sapi di Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada. 

Adapun hasil yang telah dicapai dalam pendataan  secara langsung di lapangan pada Peternak Sapi diantaranya :

1. Ketut Raka. Alamat Lingkungan Lumbanan, Kelurahan Sukasada. Jumlah sapi yang dipelihara = 1 ekor  (1 ekor jantan muda)                                                                                                                                          

2. Gede Mudita. Alamat Lingkungan Lumbanan, Kelurahan  Sukasada.  Jumlah sapi yang dipelihara = 2 ekor (1 ekor pedet jantan, 1 ekor indukan).                                                                                                   

3. Putu Gelgel. Alamat Lingkungan Lumbanan, Kelurahan Sukasada. Jumlah sapi yang dipelihara = 2 ekor ( 1 ekor pedet jantan, 1ekor indukan).

4. Ketut Putra Nadi. Alamat Lingkungan Lumbanan. Kelurahan Sukasada. Jumlah sapi yang dipelihara = 4 ekor (1 ekor jantan muda, 3ekor jantan dewasa)

5. Made Darmi. Alamat Lingkungan Lumbanan, Kelurahan Sukasada. Jumlah sapi yang dipelihara = 2 ekor ( 1 ekor pedet jantan, 1 ekor indukan)

6. Putu Sedana. Alamat Lingkungan Lumbanan, Kelurahan Sukasada. Jumlah sapi yang dipelihara = 2 ekor (1 ekor pedet jantan, 1 ekor indukan).

7. Putu Merta. Alamat Lingkungan Lumbanan, Kelurahan Sukasada. Jumlah sapi yang dipelihara = 3 ekor (1 ekor pedet betina, 1 ekor betina muda, 1 ekor indukan)

8. Nyoman Toya. Alamat Lingkungan Lumbanan, Kelurahan Sukasada. Jumlah sapi yang dipelihara = 2 ekor (1 ekor pedet betina, 1 ekor indukan)

9. Komang Lukasta. Alamat Lingkungan Lumbanan, Kelurahan Sukasada. Jumlah sapi yang dipelihara = 2 ekor (1 ekor betina muda, 1 ekor indukan)

Jumlah total ternak sapi  yang terdata di Lingkungan Lumbanan, Kelurahan Sukasada Kecamatan Sukasada Sebagai berikut :

- Sapi Jantan = 11 ekor

- Sapi Betina  = 9 ekor

Total sapi yang terdata =  20 ekor

Sistem pemeliharaan ternak sapi yg diterapkan oleh masing-masing peternak  yakni pemeliharaan secara intensip, karena dengan sistem ini ternak sapi  lebih mudah dikontrol kesehatannya serta pemberian pakan dan minum bisa dilaksanakan secara teratur.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat penting dalam mendukung pembangunan di bidang peternakan, khususnya dalam penyediaan data yang akurat dan terarah.

Dengan dilaksanakannya pendataan secara rutin dan berkesinambungan, ketersediaan data populasi ternak sapi di Kelurahan Sukasada dapat lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan serta mendukung pembangunan peternakan di Kabupaten Buleleng dan  diharapkan nantinya sektor peternakan dapat berkembang secara optimal serta memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat.