Oleh
I Wayan
Sudiarta, S.P.
Pengendali
Organisme Pengganggu Tumbuhan Ahli Pertama
Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Seririt
Pada lahan persawahan, sering dijumpai berbagai tumbuhan
air yang hidup bersama tanaman padi. Dua di antaranya adalah azolla dan enceng
gondok. Kedua tanaman ini sama-sama hidup di air, tetapi memiliki pengaruh yang
berbeda terhadap pertumbuhan padi. Ada yang menguntungkan dan ada pula yang
merugikan bagi petani.
Azolla adalah tumbuhan paku air kecil yang mengapung
di permukaan air sawah. Tanaman ini sering dimanfaatkan oleh petani karena
memiliki hubungan simbiosis dengan ganggang biru yang mampu mengikat nitrogen
dari udara. Nitrogen merupakan unsur hara penting yang dibutuhkan oleh tanaman
padi untuk tumbuh dengan baik. Oleh karena itu, keberadaan azolla di sawah
dapat membantu menyuburkan tanah secara alami. Selain itu, azolla juga dapat
menekan pertumbuhan gulma dan menjaga kelembapan air di permukaan sawah.
Setelah membusuk, azolla akan menjadi pupuk hijau yang bermanfaat bagi tanaman
padi.
Berbeda dengan azolla, enceng gondok merupakan tanaman
air yang cenderung merugikan. Enceng gondok memiliki pertumbuhan yang sangat
cepat dan dapat menutupi permukaan air dalam waktu singkat. Jika enceng gondok
tumbuh di area persawahan atau saluran irigasi, tanaman ini dapat menghambat
aliran air yang dibutuhkan oleh padi. Selain itu, enceng gondok juga dapat
mengurangi sinar matahari yang masuk ke air dan bersaing dengan tanaman padi
dalam memperoleh unsur hara.
Pertumbuhan enceng gondok yang tidak terkendali juga
dapat menyebabkan lingkungan sawah menjadi kurang sehat. Tumpukan enceng gondok
dapat menjadi tempat berkembangnya hama dan penyakit yang dapat merusak tanaman
padi. Oleh karena itu, petani biasanya berusaha membersihkan enceng gondok agar
tidak mengganggu pertumbuhan padi.
Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa
azolla merupakan tanaman air yang menguntungkan bagi tanaman padi karena dapat
membantu menyuburkan tanah dan berfungsi sebagai pupuk alami. Sementara itu,
enceng gondok termasuk tanaman yang merugikan karena dapat menghambat aliran
air, menutupi permukaan sawah, dan mengganggu pertumbuhan padi. Oleh sebab itu,
pengelolaan tanaman air di sawah sangat penting agar tanaman padi dapat tumbuh
dengan optimal dan menghasilkan panen yang baik.
Pustaka
Arifin, Z. 2015. Dasar-Dasar Ilmu Gulma. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Hanafiah, K. A. 2012. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Lingga, P. dan Marsono. 2013. Petunjuk Penggunaan
Pupuk. Jakarta: Penebar Swadaya.