(0362) 25090
distankan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan Dan Perikanan

PEMBINAAN KELEMBAGAAN, TEKNIS, DAN PENDATAAN PRODUKSI PERIKANAN PADA KUB SARI SEGARA (DESA TEJAKULA) DAN KUB SEGARA ANYAR (DESA LES)

Admin distankan | 07 Oktober 2026 | 9 kali

Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama I Wayan Darmayasa bersama staf melaksanakan kegiatan pembinaan kelembagaan, dan teknis perikanan tangkap yang dilaksanakan pada hari ini, Rabu, 7 Oktober 2026, menyasar dua kelompok nelayan di Kecamatan Tejakula, yaitu KUB Sari Segara (Desa Tejakula) dan KUB Segara Anyar (Desa Les).

Kegiatan diawali di KUB Sari Segara, Desa Tejakula. Pada kesempatan ini, tim melaksanakan penilaian kelas kelompok, di mana KUB Sari Segara berhasil masuk dalam kategori Kelas Kelompok Madya. Tim menyampaikan penekanan agar seluruh anggota senantiasa menjaga kelestarian terumbu karang dan dilarang keras menggunakan jaring dasaran di area terumbu karang guna menjaga keberlanjutan sumber daya laut. Selain itu, anggota diimbau agar tidak menyalahgunakan surat rekomendasi BBM bersubsidi serta memanfaatkan bantuan pemerintah yang telah diterima secara optimal. Terkait pengajuan BPJS Ketenagakerjaan, tim menyampaikan bahwa usulan telah diteruskan ke tingkat Provinsi dan Pusat, serta memohon para anggota untuk bersabar menunggu proses selanjutnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan di KUB Segara Anyar, Desa Les. Tim memberikan pembinaan teknis mengenai pengajuan surat rekomendasi BBM, dengan penekanan agar nama jukung pada surat permohonan disesuaikan dengan data pada Aplikasi KUSUKA, serta pembelian BBM dilakukan secara langsung tanpa diwakilkan dan tidak disalahgunakan. Terkait administrasi legalitas, surat permohonan SKT kelompok masih memerlukan sedikit koreksi pada bagian penulisan tanggal. Tim juga mendorong pengurus untuk melengkapi buku-buku administrasi, memasang plang papan nama kelompok, serta memperbarui struktur organisasi. 

Kedua kelompok juga diingatkan untuk secara rutin melakukan rekapitulasi pendataan hasil tangkapan, khususnya komoditas utama ikan tongkol dan ikan lemadang (mahi-mahi), serta memperbarui data alat tangkap ramah lingkungan secara berkala.

Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan lancar dan interaktif. Kedua kelompok berkomitmen untuk segera menindaklanjuti arahan yang telah disampaikan demi peningkatan tata kelola dan kesejahteraan anggota kelompok.