Kegiatan monitoring budidaya dan kesehatan ikan bandeng dilaksanakan di Keramba Jaring Apung (KJA) Bagus Makmur, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini dihadiri oleh Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama
Tujuan kegiatan untuk mengetahui perkembangan budidaya serta memantau kondisi kesehatan ikan sebagai upaya mendukung keberhasilan dan keberlanjutan usaha budidaya.
Pada kegiatan tersebut, dilakukan penyampaian informasi kepada pembudidaya mengenai rencana penggunaan vaksin melalui pakan. Vaksin yang digunakan merupakan hasil penelitian Prof. Alim Isnansetyo, dosen Universitas Gadjah Mada (UGM), yang telah diperoleh pada bulan sebelumnya. Vaksin tersebut merupakan jenis vaksin inaktif (inactivated vaccine) yang diberikan melalui pakan, bukan melalui penyuntikan, dan ditujukan untuk membantu meningkatkan perlindungan ikan terhadap infeksi bakteri Vibrio.
Bakteri Vibrio banyak ditemukan di perairan laut dan dapat menyebabkan penyakit pada ikan budidaya. Bakteri ini pernah ditemukan menyerang ikan bandeng di KJA Sumberklampok. Salah satu gejala klinis yang mudah diamati adalah adanya kemerahan pada tubuh ikan, yang dapat mengindikasikan peradangan atau perdarahan pada jaringan.
Pemberian vaksin saat ini masih menunggu hingga kondisi ikan stabil, mengingat kematian ikan masih terjadi setiap hari dengan jumlah sekitar 10–20 ekor. Vaksinasi direncanakan setelah kondisi ikan membaik dan sehat secara klinis. Hal ini karena vaksin berfungsi merangsang sistem kekebalan tubuh untuk membentuk perlindungan terhadap patogen tertentu, bukan untuk mengobati ikan yang telah terinfeksi. Pada ikan yang sedang sakit atau mengalami stres, respons kekebalan tubuh dapat terganggu sehingga efektivitas vaksinasi berpotensi menurun. Selain itu, keberhasilan vaksinasi melalui pakan juga dipengaruhi oleh nafsu makan dan konsumsi pakan ikan.
Selain itu, telah dilakukan dialog dengan produsen pakan PT Matahari Sakti terkait dukungan terhadap kegiatan budidaya dan pemantauan kesehatan ikan. Berdasarkan hasil dialog tersebut, KJA Bagus Makmur dan KJA KUB Bunga Indah Sumberklampok mendapatkan fasilitas pemeriksaan laboratorium secara gratis yang direncanakan dilaksanakan secara rutin sebanyak dua kali dalam satu bulan. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu pembudidaya memantau kondisi kesehatan ikan secara berkala serta mengidentifikasi potensi permasalahan kesehatan sejak dini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pemantauan budidaya dan kesehatan ikan bandeng dapat berjalan lebih optimal, terutama dalam mengidentifikasi penyebab kematian ikan dan menentukan langkah penanganan yang tepat sebelum vaksinasi dilaksanakan. Dukungan pemeriksaan laboratorium serta sinergi antara pembudidaya, pemerintah, perguruan tinggi, dan pihak swasta diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan penyakit, mengurangi risiko kerugian, serta meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha budidaya ikan bandeng di Kecamatan Gerokgak.