Jumat, 18 September 2026 sebagai lanjutan dari kegiatan pemeliharaan pertanaman padi varietas Inpari 32 pada Musim Tanam III (MT III), Tenaga Kerja Harian Lepas (THL) BPP Busungbiu melaksanakan kegiatan pengendalian gulma secara mekanis dan pemupukan pertama pada pertanaman padi di lahan BPP Busungbiu, Desa Busungbiu, seluas 0,40 hektare. Saat kegiatan dilaksanakan, tanaman padi telah memasuki umur 16 HST (Hari Setelah Tanam).
Sebelumnya, pengendalian gulma secara kimiawi telah dilakukan sebagai upaya menekan pertumbuhan gulma yang berpotensi mengganggu pertanaman. Pengendalian kemudian dilanjutkan secara mekanis dengan mencabut dan membersihkan gulma yang masih tumbuh di sekitar tanaman padi maupun pada bagian lahan lainnya.
Secara teknis, pengendalian gulma secara mekanis dilakukan dengan membersihkan gulma secara hati-hati agar tidak mengganggu perakaran dan pertumbuhan tanaman padi. Tindakan ini bertujuan mengurangi persaingan antara gulma dan tanaman padi dalam memperoleh air, unsur hara, cahaya matahari, serta ruang tumbuh. Pengendalian mekanis juga menjadi langkah lanjutan untuk membersihkan gulma yang masih tersisa setelah pengendalian sebelumnya.
Setelah pengendalian gulma, dilakukan pemupukan pertama menggunakan pupuk Urea sebanyak 100 kg pada lahan seluas 0,40 hektare. Pemupukan pada umur 16 HST ditujukan untuk memenuhi kebutuhan unsur nitrogen pada fase vegetatif, terutama dalam mendukung pertumbuhan daun dan pembentukan anakan tanaman padi.
Secara teknis, pupuk Urea disebarkan secara merata pada area pertanaman dengan memperhatikan kondisi kelembapan tanah. Pemberian pupuk secara merata bertujuan agar unsur hara dapat tersedia dan dimanfaatkan tanaman secara optimal untuk mendukung pertumbuhan yang sehat dan seragam.
Kegiatan pengendalian gulma dan pemupukan pertama merupakan bagian penting dalam pemeliharaan tanaman padi pada fase awal pertumbuhan. Pengendalian gulma dilakukan secara berkelanjutan melalui kombinasi tindakan kimiawi yang telah dilakukan sebelumnya dan pengendalian mekanis sesuai kondisi di lapangan, sedangkan pemupukan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hara tanaman.
Melalui pemeliharaan yang tepat dan dilakukan secara berkala, pertanaman padi Inpari 32 di lahan BPP Busungbiu diharapkan dapat tumbuh sehat, seragam, dan memiliki perkembangan anakan yang baik sebagai salah satu faktor pendukung keberhasilan produksi padi pada MT III.