Kamis, 10 September 2026, bertempat di ruang rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Buleleng, telah dilaksanakan pembahasan PKS antara Pemkab Buleleng dengan Bestari Saintek Undiksha. Hadir mewakili Tim Peneliti Program Bestari Saintek Undiksha, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan bersama jajaran, dan mewakili Pemkab Buleleng hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat (Asisten I) yang diwakili oleh Kabag Pemerintahan dan Pertanahan, Nyoman Agus Tri Kartika Yuda, S.IP., M.Si., beserta pimpinan Perangkat Daerah yang menjalin Kerjasama penelitian dengan Tim Peneliti Bestari Undiksha, dan Kepala Badan terkait lingkup Pemerintah Kab. Buleleng. Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kab. Buleleng diwakili oleh Sekretaris Dinas, drh. Ni Luh Prima Diantari Wati.
Rapat dipimpin oleh Kabag Pemerintahan dan Pertanahan, mewakili Asisten 1 Setda Kab. Buleleng, dalam sambutannya menyampaikan setiap organisasi yang menjalin Kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng, wajib menyampaikan dan melakukan pembahasan dengan Tim Koordinasi Kerjasama Daerah (TKKD). Mengingat kerjasama ini melibatkan lebih dari 1 Perangkat Daerah, maka perjanjian Kerjasama akan ditandatangani oleh Sekda Kab. Buleleng, namun jika kerjasama hanya melibatkan 1 Perangkat Daerah, maka PKS bisa ditandatangani langsung oleh pimpinan Perangat Daerah.
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Prof. Dr. I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd. mewakili Tim Peneliti Bestari Saintek Undiksha menyampaikan jika program ini didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia sebesar 4 Milyar rupiah yang merupakan hasil Kerjasama Kemdiktisaintek bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), untuk 11 penelitian yang disetujui Kemdiktisaintek di Kab. Buleleng, yang diatensi langsung oleh Wamen Kemdiktisaintek. Tim Peneliti Bestari Saintek Undiksha menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Buleleng dalam mendukung program penelitian ini, dan Tim akan menyampaikan langsung dukungan ini kepada Kemdiktisaintek. Tim Peneliti akan mengembangkan Living Lab (laboratorium di masyarakat) di tempat penelitian, sesuai arahan dari Kemdiktisaintek, jika masa depan pembelajaran nantinya lebih dominan berada di lapangan. Sehingga kebutuhan akan teknologi kedepannya akan berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam rapat ini dibahas pasal per pasal yang tertuang dalam perjanjian kerjasama. Pemkab Buleleng mendukung penelitian ini melalui dukungan anggaran yang akan direalisasikan pada Anggaran Perubahan T.A. 2026. Tahapan perubahan anggaran T.A. 2026 telah memasuki tahapan RKPD, dan diharapkan pada tahapan KUA-PPAS nanti anggaran ini telah dialokasikan kepada Perangkat Daerah yang menjalin kerjasama penelitian. Pada Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kab. Buleleng akan dilaksanakan kerjasama dengan Tim Peneliti Bestari Saintek Undiksha melalui Pelatihan Penanganan Pasca Panen dan Pengembangan Agro Wisata Anggur di Desa Banjar, pada Kelompok Tani Bekul Bali Farm, dengan dukungan pendanaan dari APBD senilai Rp. 56.000.000,-.