Beranda/Berita/16 AKIT SAMPI GERUMBUNGAN BERLAGA, RIBUAN WISATAWAN PADATI LOVINA FESTIVAL 2026
16 AKIT SAMPI GERUMBUNGAN BERLAGA, RIBUAN WISATAWAN PADATI LOVINA FESTIVAL 2026
Admin distankan | 27 Juli 2026 | 347 kali
Buleleng – Semarak pelestarian budaya lokal kembali mewarnai rangkaian Lovina Festival 2026 melalui Lomba Sampi Gerumbungan yang digelar di Lapangan Kaliasem, Kecamatan Banjar, Minggu (27/7). Sebanyak 16 akit (pasang) Sampi Gerumbungan terbaik dari berbagai wilayah di Kabupaten Buleleng tampil memukau, disaksikan ribuan masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara yang memadati arena perlombaan.
Lomba yang menjadi salah satu ikon budaya Buleleng ini dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng, Putu Ayu Reika Nurhaeni, S.Sos., M.A.P., yang membacakan sambutan Bupati Buleleng.
Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa Sampi Gerumbungan bukan sekadar perlombaan, melainkan warisan budaya leluhur yang mencerminkan identitas masyarakat agraris Buleleng dan harus terus dijaga keberlangsungannya. Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen menjadikan tradisi ini sebagai bagian penting dalam penguatan karakter budaya sekaligus daya tarik pariwisata berbasis kearifan lokal.
Riuh sorak penonton mengiringi setiap penampilan pasangan sapi yang berhias ornamen tradisional Bali. Para juru pepanggul dengan penuh keterampilan mengendalikan sapi-sapi terbaik yang dinilai berdasarkan keserasian langkah, kekuatan, keharmonisan, serta keindahan hiasan dan bunyi lonceng gerumbungan. Tradisi ini telah berkembang dari arak-arakan syukur panen menjadi atraksi budaya yang sarat makna dan menjadi kebanggaan masyarakat Buleleng.
Sampi Gerumbungan merupakan tradisi khas Bali Utara yang telah diwariskan sejak abad ke-19 pada masa pemerintahan Raja Buleleng, Anak Agung Ngurah Panji Sakti. Tradisi ini lahir sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen sekaligus mencerminkan filosofi Tri Hita Karana, yaitu keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam.