Pada kegiatan hari
ini dilakukan penebaran benih ikan sebanyak kurang lebih 30.000 ekor di perairan
bendungan titab. Pemilihan lokasi bendungan titab didasarkan pada pertimbangan
bahwa kawasan ini merupakan salah satu perairan sungai yang dibendung dengan
kapasitas terbesar di kabupaten buleleng.
Bendungan ini memiliki peran yang sangat strategis karena tidak hanya menopang kebutuhan air irigasi bagi lahan pertanian, tetapi juga menjadi sumber air bersih bagi masyarakat di kecamatan seririt, banjar hingga gerokgak. Oleh karena itu, kawasan ini dinilai sangat strategis untuk mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan di perairan umum.
Selain kegiatan
penebaran benih ikan, pada kesempatan ini juga dilaksanakan gerakan gemar makan
ikan (gemarikan) yang melibatkan sekitar 120 peserta, terdiri dari 80 orang
siswa sekolah dasar dari desa ringdikit serta masyarakat umum dari desa
ringdikit dan desa ularan.
Dalam kegiatan
gemarikan ini, sosialisasi pentingnya konsumsi ikan diberikan kepada siswa
sekolah dasar dan masyarakat. Panitia juga menyiapkan berbagai olahan ikan
sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya konsumsi ikan.
Kali ini, dapat saya sampaikan dari bahan baku ikan bandeng dan ikan tuna
kemudian diolah menjadi 450 porsi ikan bandeng bakar, 340 porsi bakso ikan dan
700 tusuk sate ikan untuk dinikmati bersama secara gratis oleh para peserta
kegiatan.
Melalui kegiatan ini
diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda, semakin memahami pentingnya
konsumsi ikan sebagai sumber protein yang baik bagi kesehatan dan tumbuh
kembang anak, sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting serta peningkatan
kualitas sumber daya manusia di kabupaten buleleng.