(0362) 25090
distankan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan Dan Perikanan

Kegiatan Pendataan Populasi Ternak Sapi di Kecamatan Sawan

Admin distankan | 08 Juni 2026 | 15 kali

Pada hari ini Senin, 8 Juni 2026 melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, telah melaksanakan kegiatan pendataan populasi ternak sapi di Kecamatan Sawan. Pendataan ini  dilaksanakan oleh staf Bidang PKH . Sebelum melaksanakan kegiatan, petugas berkoordinasi dengan Puskeswan Kec.Sawan, PPL Wilbin Desa Menyali dan Sekdes Desa Menyali. Kegiatan  Pendataan populasi Ternak Sapi ini di fokuskan di Banjar Dinas Kanginan, Desa Menyali, Kecamatan Sawan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendukung pengembangan subsektor peternakan (ternak sapi) yang berdaya saing dan berkelanjutan. Dalam pelaksanaan kegiatan pendataan dilapangan kami didampingi oleh  dokter hewan yang bertugas di Kecamatan Sawan dan Kelian Banjar Dinas Kanginan Desa Menyali. Pendataan dilaksanakan pada Kelompok Tani Ternak dan Peternak Sapi di Banjar Dinas Kanginan Desa Menyali, Kecamatan Sawan. Adapun hasil yang telah dicapai dalam pendataan  di Kelompok Tani Ternak dan Peternak diantaranya :

1. Kelompok Ternak Karya Abadi 

Alamat Banjar Dinas   Kanginan, Desa Menyali yang diketuai oleh Ketut Kada. Kelompok ini beranggotakan 17 orang. Jumlah sapi yang dipelihara oleh kelompok 8 ekor ( 8 ekor Indukan) yang dipelihara secara intensif pada kandang koloni. Kelompok ini mangadakan paruman /rapat rutin setiap tanggal 1 dalam setiap bulannya.                                                                                                                                                                                                          

2. Kelompok Ternak Merta Sari. Alamat Banjar Dinas Kanginan, Desa Menyali yang diketuai oleh Made Rupa dengan jumlah anggota kelompok 30 orang. Jumlah sapi yang dipelihara = 14 ekor (1 ekor pedet betina, 3 ekor dara, 1 ekor dewasa jantan, 9 ekor indukan). Sapi ini dipelihara dengan sistem intensif pada kandang koloni.Kelompok ini mangadakan paruman/rapat rutin setiap tanggal 25 dalam setiap bulannya. Disamping itu juga masing-masing anggota kelompok juga memelihra sapi di kandang miliknya sendiri, dengan jumlah sapi 40 ekor (5 ekor jantan dan 35 ekor betina/indukan).Jadi Total sapi kelompok dan masing-masing anggota = 54 ekor.                                                                                                                                                                                                                                                                                                             

3. Komang Suarniata. Alamat Banjar Dinas Kanginan, Desa Menyali. Jumlah sapi yang dipelihara = 11 ekor (5 ekor dara, 2 ekor dewasa jantan, 4 ekor indukan)                                                                                   

4. Nyoman Widiasa. Alamat Banjar Dinas Kanginan, Desa Menyali. Jumlah sapi yang dipelihara 2 ekor ( 2 ekor indukan).

5. Made Suwenten. Alamat Banjar Dinas Kanginan, Desa Menyali. Jumlah sapi yang dipelihara = 1ekor (1 ekor indukan)

6. Gede Yasa. Alamat Banjar Dinas Kanginan, Desa Menyali. Jumlah sapi yang dipelihara = 2 ekor ( 2 ekor indukan)

7. Gede Buda Kara. Alamat Banjar Dinas Kanginan, Desa Menyali. Jumlah sapi yang dipelihara = 5 ekor (2 ekor dewasa jantan dan 3 ekor indukan).

Jumlah total ternak sapi yang terdata di Kelompok Tani Ternak dan pada peternak khusuanya di Banjar Dinas Kanginan, Desa Menyali, Kecamatan Sawan Sebagai berikut :

- Sapi Jantan = 10 ekor

- Sapi Betina  = 73 ekor

Total sapi yang terdata =  83 ekor

Sistem pemeliharaan ternak sapi yg diterapkan oleh masing-masing peternak  yakni pemeliharaan secara intensip, karena dengan sistem ini ternak sapi  lebih mudah dikontrol kesehatannya serta pemberian pakan dan minum bisa dilaksanakan secara teratur.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat penting dalam mendukung pembangunan di bidang peternakan, khususnya dalam penyediaan data yang akurat dan terarah.

Dengan adanya pendataan yang sistematis dan berkelanjutan diharapkan nantinya sektor peternakan dapat berkembang secara optimal serta memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat.