Pada hari Selasa, 12 Mei 2026 Bidang Ketahanan Pangan pada melaksanakan Pendataan Neraca Bahan Makanan (NBM) dan Ketersediaan Stok Pangan di Desa Tukad Mungga, Kecamatan Buleleng dan mendapatkan hasil sebagai berikut:
1.) Produksi Beras (Swasembada Lokal)
* Luas Panen: 160 Ha.
* Estimasi Produksi: 3.470 Ton/bulan.
* Siklus Panen: 3 kali setahun (Bulan April, Agustus, dan Desember).
* Sumber Pasokan: Komoditas beras secara mandiri terpenuhi dari hasil produksi desa setempat.
2.) Ketersediaan Stok Pangan di Distributor (Estimasi 1 Minggu Ke Depan)
Kondisi stok di tingkat distributor Desa Tukadmungga terpantau CUKUP dengan rincian:
* Beras: 500 kg
* Minyak Goreng: 58 liter
* Gula Pasir: 72 kg
* Telur: 10 kg
3.) Rantai Pasok Komoditas Non-Beras
Berbeda dengan beras, beberapa komoditas utama masih bergantung pada pasokan dari luar wilayah Desa Tukadmungga:
* Cabai: Luar Desa
* Bawang: Luar Desa
* Daging: Luar Desa
4.) Profil Konsumsi & Ekonomi Masyarakat
* Demografi: 5.041 Jiwa | 1.523 KK.
* Rata-rata Kebutuhan Harian (per Rumah Tangga):
* Beras: 1,5 kg/hari
* Telur: 4 butir/hari
* Daging Ayam: 1 kg/hari
* Cabai: 1,5 kg/hari
* Minyak Goreng: 1 liter/hari
* Analisis Ekonomi (Sampel): * Rata-rata Penghasilan: Rp 2.000.000/bulan.
* Rata-rata Biaya Dapur: Rp 55.000/hari (~Rp 1.650.000/bulan).
5.) Data Stunting (Kesehatan & Ketahanan Keluarga)
Tercatat sebanyak 4 Balita mengalami stunting yang dipicu oleh dua faktor utama:
- Pola Asuh: Kurangnya pemahaman orang tua mengenai pemenuhan gizi seimbang.
- Penyakit: Riwayat penyakit medis yang menghambat pertumbuhan balita.
6.) Di Desa Tukadmungga masyarakat banyak menjadi pelaku usaha dengan mengolah pangan lokal salah satunya ibu nyoman winadi, Membuat kue bali/jajanan basah seperti apem,sumping,laklak,wajik dll dengan bahan baku beras,ketan,injin,pisang,kladi,kelapa,dan labu. Kue2 tersebut di setorkan ke warung2 sekitar tukadmungga sampe pemaron dan selat dengan modal awal Rp.700.000-Rp.800.000 dan memperoleh hasil penjualan per hari mulai dari Rp.1.200.000- Rp. 1.500.000. Membuktikan bahwa Masyarakat di desa tukad mungga mampu meningkatkan ekonomi keluarga sehingga ketahanan pangan keluarga dapat tercapai