Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng melalui Bidang Perikanan melaksanakan kegiatan pembinaan sekaligus pengambilan uji sampel produk pindang pada Poklahsar Mina Sari di Desa Pacung dan Desa Bondalem. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga mutu, keamanan, dan kelayakan konsumsi produk olahan hasil perikanan yang dipasarkan kepada masyarakat.
Pembinaan difokuskan pada penerapan proses pengolahan yang higienis, penggunaan bahan baku berkualitas, serta pemanfaatan bahan pengawet yang aman. Tim juga memberikan edukasi kepada pelaku usaha terkait pentingnya menjaga kualitas produk guna meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk olahan perikanan lokal.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, proses produksi pindang di Poklahsar Mina Sari masih dilakukan secara tradisional dengan menggunakan kayu bakar dalam proses perebusan ikan. Bahan baku utama berupa ikan tongkol diperoleh dari Desa Seraya, Kabupaten Karangasem. Ikan yang diterima dalam kondisi segar dengan ciri mata menonjol, insang berwarna merah, tekstur tubuh padat, serta memiliki bau khas ikan segar. Dalam proses pengawetan, pelaku usaha menggunakan garam kerosok yang berasal dari Desa Goris dan Kabupaten Jembrana.
Selain pembinaan, dilakukan rapid test formalin terhadap bahan baku ikan tongkol dan produk pindang. Hasil pengujian menunjukkan seluruh sampel negatif formalin atau tidak mengandung bahan berbahaya, sehingga produk dinyatakan aman untuk dikonsumsi
#Buleleng#DesaPacung#DesaBondalem #DisiplinKualitas #Pembinaan#PelayananPublik #PerikananBerkelanjutan