(0362) 25090
distankan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan Dan Perikanan

Pasar Rakyat TP PKK Bali ke-4 di Buleleng Catat Transaksi Lebih dari Rp700 Juta

Admin distankan | 05 Juni 2026 | 18 kali

Jumat (5/6), TP PKK Provinsi Bali bersama TP PKK Kabupaten Buleleng sukses menggelar Pasar Rakyat ke-4 di Taman I Gusti Ngurah Rai, Singaraja. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Sekretaris TP PKK Provinsi Bali bersama jajaran TP PKK kabupaten/kota se-Bali, menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan UMKM lokal.

Sebanyak 123 pelaku UMKM Buleleng turut berpartisipasi dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sejak pagi hingga siang hari, kawasan pasar dipadati pengunjung yang antusias berbelanja berbagai produk unggulan lokal.

Pasar Rakyat ini tidak hanya menjadi ajang promosi dan transaksi ekonomi, tetapi juga mengemban tiga tujuan utama, yakni mengukur kualitas dan daya saing UMKM Buleleng, menggerakkan ekonomi kerakyatan, serta berbagi kepada masyarakat melalui penyaluran 100 paket sembako dan bahan pangan bagi warga kurang mampu.

Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Buleleng (Distankan) turut mengambil bagian dengan menghadirkan 16 stan hasil pertanian dan perikanan serta 17 stan produk olahan binaan Distankan, yang menampilkan beragam komoditas dan produk unggulan daerah.

Secara keseluruhan, Pasar Rakyat menghadirkan 16 stan hasil pertanian dan perikanan, 42 stan hasil olahan, 23 stan IKM, dan 43 stan kuliner, mencerminkan kekuatan kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan ekonomi lokal.

Seluruh peserta juga mendukung gerakan Bali Bersih Sampah Plastik dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai selama kegiatan berlangsung, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Dari rangkaian kegiatan yang berlangsung, Pasar Rakyat ke-4 berhasil mencatatkan total transaksi penjualan lebih dari Rp700 juta, menjadi indikator positif meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk-produk UMKM Buleleng.

Pasar Rakyat bukan sekadar tempat berjualan, tetapi ruang kolaborasi untuk menguatkan ekonomi