Analis Pasar Hasil Perikanan beserta staf Bidang Perikanan pada tanggal 13 Agustus 2026, telah dilaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pemasar Hasil Perikanan melalui kunjungan lapangan di Pasar Pancasari, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas SDM pemasar dan pelaku usaha pemasaran hasil perikanan.
Berdasarkan hasil kunjungan lapangan, terdapat 4 pelaku usaha perikanan yang melakukan aktivitas penjualan hasil perikanan di Pasar Pancasari. Produk yang dipasarkan terdiri atas ikan segar dan ikan olahan.
Jenis ikan segar yang dipasarkan antara lain udang tambak, ikan nila, ikan karper, ikan tawas, ikan kembung, cumi-cumi, lemuru, tuna, tongkol, selayang, serta selungsung. Selain itu, terdapat pula produk olahan berupa pindang dan sudang.
Volume penjualan ikan segar bervariasi tergantung pada ketersediaan masing-masing komoditas, dengan rata-rata volume penjualan berkisar 4–30 kg per komoditas per hari. Sementara itu, untuk produk olahan pindang, volume penjualan berkisar 15–25 keranjang per hari.
Hasil perikanan yang dipasarkan tidak diperoleh langsung dari nelayan, melainkan melalui pengepul ikan di Sangsit. Dari 4 pelaku usaha yang ditemui, 2 pelaku usaha berasal dari Sangsit, sedangkan pelaku usaha lainnya memperoleh pasokan dari pengepul tersebut.
Dari aspek penanganan dan penyimpanan produk, sarana yang digunakan oleh pelaku usaha masih tergolong sederhana dan tradisional. Dalam penyimpanan ikan, pelaku usaha masih menggunakan coolbox sebagai sarana untuk mempertahankan kondisi produk selama proses pemasaran.
Secara umum, kegiatan kunjungan lapangan berjalan dengan baik dan diperoleh informasi mengenai jumlah pelaku usaha, jenis dan volume produk yang dipasarkan, sumber pasokan, serta kondisi sarana penanganan dan penyimpanan hasil perikanan sebagai bahan untuk mendukung pembinaan dan peningkatan kapasitas pelaku usaha pemasaran hasil perikanan.