Dalam rangka mendukung tersedianya data peternakan yang akurat dan terkini, diperlukan kegiatan pendataan terhadap populasi ternak yang ada di Kabupaten Buleleng pada hari Kamis, 10 September 2026 oleh Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Salah satu komoditas peternakan yang perlu mendapatkan perhatian adalah ayam ras pedaging dan Ternak Itik.
Pendataan populasi ayam ras pedaging dan Itik dilakukan untuk mengetahui jumlah peternak, lokasi usaha, serta jumlah populasi yang dipelihara oleh masyarakat. pendataan ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi serta data yang akurat bagi pemerintah desa maupun instansi terkait dalam melakukan pembinaan, perencanaan, pengembangan usaha peternakan, serta pemantauan populasi ternak khususnya ayam ras pedaging dan Itik di wilayah Kabupaten Buleleng.
Hari ini Kamis, 10 September 2026 Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui Pengawas Bibit Ternak bersama Penyuluh Pertanian Desa Kalianget melaksanakan Pendataan Ternak Ayam Ras Pedaging di Desa Kalianget dan Ternak Itik di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt. Pendataan populasi ayam ras pedaging dan ternak Itik dilakukan melalui pengumpulan data secara langsung di lapangan. Pendataan dilakukan dengan mengidentifikasi peternak yang memelihara ayam ras pedaging dan ternak Itik serta mencatat jumlah populasi yang sedang dipelihara pada saat kegiatan pendataan.
Berdasarkan hasil pendataan yang telah dilakukan di Desa Kalianget, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, diperoleh data populasi ayam ras pedaging sebagai berikut:
1.Nama: Ida Bagus Mudita
Alamat: Banjar Dinas Alasarum, Desa Kalianget, Kec. Seririt
Kapasitas Kandang I: 18.000 ekor
Jumlah Populasi: 0 ekor (sudah panen)
Kapasitas Kandang II: 18.000 ekor
Jumlah Populasi: 0 ekor (sudah panen)
Kepemilikan: Kemitraan bersama PT. Charoen Pokphand
2.Nama Peternak: Ida Bagus Putra
Alamat: Banjar Dinas Alasarum, Desa Kalianget, Kec. Seririt
Kapasitas Kandang I: 18.000 ekor
Jumlah Populasi: 0 ekor (sudah panen)
Kapasitas Kandang II: 18.000 ekor
Jumlah Populasi: 500 ekor (proses panen terakhir)
Kepemilikan: Kemitraan bersama PT. Charoen Pokphand
3.Nama Peternak: Ida Putu Wedana Jati
Alamat: Banjar Dinas Alasarum, Desa Kalianget, Kec. Seririt
Kapasitas Kandang I: 16.000 ekor
Jumlah Populasi: 16.000 ekor
Umur Ternak: 28 hari
Kapasitas Kandang II: 13.000 ekor
Jumlah Populasi: 13.000 ekor
Umur Ternak: 24 hari
Kepemilikan: Kemitraan bersama PT. Charoen Pokphand
Berdasarkan hasil pendataan tersebut, jumlah peternak ayam ras pedaging yang terdata di Desa Kalianget sebanyak 3 orang dengan 6 kandang, jumlah populasi keseluruhan saat ini sebanyak 29.500 ekor dengan keterangan 3 kandang sudah habis panen 2 minggu yang lalu dan 1 kandang dalam proses panen.
Sedangkan berdasarkan hasil pendataan yang telah dilakukan di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, diperoleh data populasi Itik sebagai berikut:
1.Nama Peternak : Putu Maha Putra
Alamat: Banjar Dinas Kajanan, Desa Joanyar, Kec. Seririt
Jumlah Populasi: 250 ekor
Umur Ternak: 11 bulan
Produksi Telur: 190 butir/hari
Kepemilikan: Mandiri
2.Nama Peternak: Made Merta
Alamat: Banjar Dinas Kajanan, Desa Joanyar, Kec. Seririt
Jumlah Populasi: 230 ekor
Umur Ternak: 10 bulan
Produksi Telur : 180 butir/hari
Kepemilikan: Mandiri
3.Nama Peternak: Putu Pastika
Alamat: Banjar Dinas Kajanan, Desa Joanyar, Kec. Seririt
Jumlah Populasi: 400 ekor
Umur Ternak: 6-8 bulan
Produksi Telur : 240 butir/hari
Kepemilikan: Mandiri
4.Nama Peternak: Ketut Tarka
Alamat: Banjar Dinas Kajanan, Desa Joanyar, Kec. Seririt
Jumlah Populasi: 500 ekor
Umur Ternak: 11 bulan
Produksi Telur: 350 butir/hari
Kepemilikan: Mandiri
Berdasarkan hasil pendataan tersebut, jumlah peternak Itik yang terdata di Desa Joanyar sebanyak 4 orang dengan jumlah populasi keseluruhan saat ini sebanyak 1.380 ekor.
Dengan dilaksanakannya kegiatan pendataan ini diharapkan tersedia data populasi ternak Ayam Ras Pedaging dan Itik yang valid, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan serta dapat menjadi dasar dalam menentukan kebijakan serta program peternakan, khususnya dalam peningkatan populasi dan produktivitas ternak, pelayanan kesehatan hewan, pemberian bantuan, pembinaan kelompok ternak, serta peningkatan kesejahteraan peternak, pendataan yang sistematis dan berkelanjutan.