Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura melaksanakan kegiatan pada Kamis, 16 April 2026 sebagai berikut :
1. Pengambilan ubinan dan pengawasan mutu gabah kering panen (GKP) di Subak Lanyahan Petandakan, Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng dan di Subak Setra Dagang, Desa Pangkungparuk, Kecamatan Seririt.
- Kegiatan ini dilaksanakan oleh POPT Kec, Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP), Penata Layanan Operasional, bersama Penyuluh Pertanian Lapangan Kementerian Pertanian
- Pengambilan ubinan dan pengawasan mutu gabah kering panen (GKP) di tingkat petani merupakan kegiatan penting dalam rangka memperoleh data produktivitas yang akurat sekaligus memastikan kualitas hasil panen sesuai standar. Ubinan dilakukan untuk mengukur potensi hasil secara objektif di lapangan, sehingga dapat menjadi dasar dalam evaluasi kinerja budidaya, perencanaan produksi, serta penyusunan kebijakan pertanian.
- Data hasil ubinan dan pengawasan mutu adalah sebagai berikut :
Lokasi : Subak Lanyahan Petandakan
Nama Petani Penggarap : Made Nurjaya
Luas lahan : 60 Are
Umur panen : 103 Hst
varietas : Inpari 32 (non Banpem)
Jumlah rumpun : 87
Rata-rata Jumlah anakan : 18
Berat ubinan : 3,06 kg
Produktivitas :
Gabah Kering Panen (GKP) : 48,96 kw/ha
Gabah Kering Giling (GKG) : 41,40 kw/ha
Kadar air gabah kering panen : 16,2%
Lokasi : Subak Setra Dagang, Desa Pangkung Paruk, Kec. Seririt
Nama Petani Penggarap : Putu Riada
Luas lahan : 0,16 Ha
Umur panen : 106 Hst
Jenis varietas : Inpari 32 (non Banpem)
Jumlah rumpun : 137
Rata-rata Jumlah anakan : 14
Jumlah bulir per malai : 117 bulir
Jumlah malai per rumpun : 12 malai
Berat ubinan : 3,375 kg
Produktivitas :
Gabah Kering Panen (GKP) : 54 kw/ha
Gabah Kering Giling (GKG) : 45,66 kw/ha
Beras : 28,59 kw/ha
Kadar air gabah kering panen : 26,6% (memenuhi syarat)
Riwayat OPT : walang sangit, hama putih palsu (intensitas ringan)
Riwayat kekeringan : ada (fase vegetatif)
- Selanjutnya, gabah dari hasil panen digunakan untuk kebutuhan pangan keluarga.
- Pelaksanaan ubinan dan pengawasan mutu secara konsisten di tingkat petani menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan produktivitas dan mutu hasil pertanian secara berkelanjutan.
2. Kunjungan Lapangan/Monitoring ke lahan milik PT BISI di Banjar Dinas Tegal Sumaga, Desa Tejakula yang ditanami jagung hibrida varietas Pioneer seluas 40 are.
- Kunjungan oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura bersama staf, diterima oleh salah satu staf PT. BISI.
- Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memantau perkembangan tanaman serta memastikan pengelolaan budidaya berjalan dengan baik.
- Jagung tersebut diketahui telah ditanam pada tanggal 14 Januari 2026. Kondisi tanaman tampak tumbuh cukup baik dan menunjukkan perkembangan yang optimal.
- Lahan dikelola dengan sistem budidaya yang terencana, sehingga diharapkan hasil panen dapat maksimal.
- Hasil panen jagung nantinya akan dimanfaatkan sebagai pakan ternak, guna mendukung kebutuhan sektor peternakan.
- Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pihak perusahaan dan instansi terkait dapat terus terjalin, untuk meningkatkan produktivitas jagung serta mendukung ketahanan pangan dan pakan di daerah.