(0362) 25090
distankan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan Dan Perikanan

Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, Distankan Buleleng Kawal Usulan Bantuan Alsintan Bank Indonesia

Admin distankan | 23 Juni 2026 | 62 kali

Selasa, 23 Juni 2026. Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat, SP, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Pembahasan Rekomendasi Kelompok Calon Penerima Bantuan Sarana dan Prasarana Pertanian Bank Indonesia Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali.

Dalam forum tersebut, Distankan Buleleng memaparkan prioritas kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan) sebagai upaya percepatan mekanisasi pertanian guna meningkatkan produktivitas serta mendukung ketahanan pangan daerah. Proses usulan dilakukan secara selektif melalui verifikasi administrasi, penilaian kelayakan, kesesuaian kebutuhan lapangan, hingga kurasi yang ketat. Dari sekitar 50 kelompok tani dan subak yang direkomendasikan sebelumnya, berhasil ditetapkan 6 kelompok prioritas yang dinilai paling siap dan memenuhi kriteria untuk diusulkan sebagai calon penerima bantuan. Bantuan alsintan yang diharapkan meliputi berbagai teknologi pertanian modern yang mampu meningkatkan efisiensi usaha tani, menekan biaya produksi, serta mempercepat proses budidaya dan panen.

Dalam kesempatan tersebut juga ditegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan hanya hak yang diterima kelompok, namun juga disertai tanggung jawab untuk menjaga, merawat, dan mengoptimalkan pemanfaatan alsintan secara berkelanjutan. Kelompok penerima nantinya diwajibkan mengalokasikan biaya pemeliharaan, mengelola pemanfaatan secara kolektif, serta menandatangani surat pernyataan komitmen. Selain itu, monitoring dan evaluasi berkala akan menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan petani.

Melalui program ini, Bank Indonesia menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian melalui fasilitasi bantuan sarana dan prasarana yang sesuai kebutuhan kelompok tani. Sinergi antara Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, dan petani diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam menjaga ketahanan pangan serta mendorong pertanian Buleleng yang semakin maju, modern, dan berdaya saing.

"Ketahanan pangan yang kuat lahir dari kolaborasi yang solid. Alsintan bukan sekadar bantuan, melainkan investasi untuk masa depan pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan."