(0362) 25090
distankan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan Dan Perikanan

PENDATAAN PETERNAKAN AYAM PETELUR DI DESA KEROBOKAN

Admin distankan | 15 April 2026 | 100 kali

Sawan, 15 April 2026 – Operator Layanan Operasional Bidang SPP bersama Pengawas Bibit Ternak Bidang PKH, didampingi Dokter Hewan Kecamatan Sawan serta PPL Wilbin Desa Kerobokan, melaksanakan kegiatan pendataan populasi dan usaha peternakan ayam petelur di Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, Rabu (15/4).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh data terkini terkait populasi ternak serta kondisi usaha peternakan ayam petelur di wilayah tersebut.

Berdasarkan hasil pendataan, tercatat beberapa peternak dengan kondisi usaha yang cukup berkembang. Nyoman Widana memiliki kapasitas kandang sebanyak 1.000 ekor dengan jumlah populasi yang terisi penuh dan tingkat produksi telur mencapai 85 persen. Sementara itu, Putu Wisnu Wardana memiliki kapasitas kandang 3.000 ekor dengan populasi saat ini 2.000 ekor dan tingkat produksi telur sebesar 85 persen. Ia juga berencana melakukan afkir sebanyak 1.000 ekor pada bulan Juni mendatang.

Peternak lainnya, Gusti Putu Artayasa, memiliki kapasitas kandang 1.500 ekor dengan jumlah populasi saat ini sebanyak 1.000 ekor dan tingkat produksi telur sebesar 80%.

Selain melakukan pendataan, tim juga menyampaikan informasi terkait Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian kepada para peternak. Salah satu peternak, Nyoman Widana, menyatakan minatnya untuk mengembangkan usaha dengan menambah populasi ayam petelur sebanyak 500 ekor serta melakukan perluasan kandang.

Untuk rencana pengembangan tersebut, diperkirakan kebutuhan dana mencapai Rp150 juta. Menanggapi hal tersebut, Operator Layanan Operasional Bidang SPP akan segera menindaklanjuti dengan membantu proses pengajuan KUR, mulai dari pengumpulan persyaratan hingga penginputan data ke dalam sistem SIKP.

Melalui kegiatan ini, diharapkan usaha peternakan ayam petelur di Desa Kerobokan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat.