Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pemasaran Perikanan melaksanakan kegiatan pemantauan harga dan pembinaan pada tanggal 21 April 2026 di Pasar Anturan, Desa Anturan, Kecamatan Buleleng. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi pemasaran hasil perikanan tetap stabil sekaligus mendorong peningkatan kualitas penanganan dan daya saing pelaku usaha di pasar tradisional.
Hasil pemantauan terhadap 8 (delapan) pedagang menunjukkan bahwa komoditas yang diperdagangkan didominasi oleh ikan segar seperti kembung, selayang, cumi, teri, udang, lemuru, pindang, tongkol, dan cakalang, dengan volume penjualan berkisar 2–10 kg per hari per jenis. Ketersediaan stok relatif mencukupi, meskipun sarana dan prasarana pemasaran masih sederhana, seperti penggunaan ember dan nampan, sehingga perlu peningkatan dalam aspek higienitas, penanganan, dan penyajian produk.
Dari sisi pasokan, sebagian besar pedagang memperoleh ikan dari pengepul, sementara beberapa telah melakukan pengolahan mandiri sebagai upaya meningkatkan nilai tambah. Melalui kegiatan ini, pembinaan dilakukan secara langsung dengan fokus pada penataan display yang lebih rapi, pemilahan ikan berdasarkan jenis dan ukuran, peningkatan pelayanan kepada konsumen, serta penerapan penanganan ikan yang baik dan higienis, termasuk penggunaan es dan menjaga kebersihan lapak tanpa penggunaan bahan berbahaya.
Secara umum, pedagang memberikan respon positif dan menunjukkan kesiapan untuk melakukan perbaikan. Hasil kegiatan ini diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan langkah pembinaan lanjutan, khususnya dalam peningkatan higienitas, kualitas produk, kapasitas pemasaran, serta menjaga stabilitas pasokan ikan, sehingga Pasar Anturan dapat berkembang menjadi pasar ikan yang bersih, sehat, dan terpercaya di Kabupaten Buleleng.