Pelaksanaan audiensi teknis Tim HDDAP bersama Setdirjen Hortikultura Kementan RI, Hotman Fajar Simanjuntak di Kabupaten Buleleng dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan lintas sektor. Hadir langsung Bupati I Nyoman Sutjidra bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Asisten II Setda, Kepala Bappeda, Kabid TPH Distanpangan Bali, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng, serta para camat dari Kecamatan Kubutambahan, Sukasada, Banjar, Seririt, Busungbiu, dan Gerokgak.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan koordinasi teknis untuk memastikan pelaksanaan program HDDAP berjalan efektif, mulai dari tahap perencanaan, evaluasi hingga implementasi di lapangan. Program HDDAP ini berfokus pada pengembangan hortikultura di wilayah lahan kering melalui pendekatan terintegrasi, meliputi peningkatan produksi, penguatan kelembagaan petani, dukungan sarana prasarana, serta akses pemasaran.
Adapun pengembangan dilakukan mulai tahun 2024-2029 yang berbasis klaster komoditas unggulan, yakni klaster manggis, durian, bawang merah, dan sayuran daun. Setiap klaster diarahkan pada kawasan tertentu yang memiliki potensi lahan dan kesesuaian agroklimat, sehingga pengelolaan menjadi lebih terarah, efisien, dan berkelanjutan.
Melalui pendekatan ini, diharapkan program HDDAP mampu mendorong peningkatan produktivitas dan nilai tambah hasil pertanian, sekaligus berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Buleleng.