(0362) 25090
distankan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan Dan Perikanan

Kegiatan Pendataan Populasi Ternak Sapi dan Kambing di Kecamatan Seririt

Admin distankan | 23 Juni 2026 | 61 kali

Pada hari ini Selasa, 23 Juni 2026 melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, telah melaksanakan kegiatan pendataan populasi ternak sapi dan kambing di Kecamatan Seririt. Pendataan ini  dilaksanakan oleh Pengawas Uspet dan Kesmavet beserta staf Bidang PKH . Sebelum melaksanakan kegiatan, petugas berkoordinasi dengan Puskeswan Kec.Seririt, Perbekel Desa Bubunan dan Perbekel Desa Rangdu Kecamatan Seririt. Kegiatan  Pendataan populasi Ternak Sapi dan Kambing ini di laksanakan di Desa Bubunan dan Desa Rangdu, Kecamatan Seririt. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendukung pengembangan subsektor peternakan (ternak sapi dan ternak kambing) yang berdaya saing dan berkelanjutan. Dalam pelaksanaan kegiatan pendataan dilapangan kami didampingi oleh  dokter hewan yang bertugas di Kecamatan Seririt dan Kelian Banjar Dinas kelodan Desa Bubunan, Kelian Banjar Dinas Kerta Nadi, Kelian Banjar Dinas Karya Nadi Desa Rangdu . Pendataan dilaksanakan pada Simantri (Kelompok Tani Ternak) dan Peternak Sapi dan Peternak Kambing di Desa Bubunan dan Desa Rangdu , Kecamatan Seririt. Adapun hasil yang telah dicapai dalam pendataan  di Simantri (Kelompok Tani Ternak) dan Peternak Sapi dan Kambing diantaranya :

1. Simantri 211 (Gapoktan Tani Mandiri  ). Alamat Banjar Dinas  Kerta Nadi, Desa Rangdu yang diketuai oleh Putu Murnia. Kelompok ini beranggotakan 10 orang. Jumlah sapi yang dipelihara oleh kelompok 20 ekor ( 3 ekor pedet betina, 6 ekor dara, 2 ekor dewasa jantan, 9 ekor indukan) yang dipelihara secara intensif pada kandang koloni.                                                                                   

2. Simantri 710 (Kelompok Tani Ternak Madu Bala Rangdu. Alamat Banjar Dinas Kerta Nadi, Desa Rangdu yang diketuai oleh Putu Pasmika dengan jumlah anggota kelompok 17 orang. Jumlah sapi yang dipelihara = 31 ekor (4 ekor pedet jantan, 6 ekor pedet betina, 1 ekor dewasa jantan, 20 ekor indukan). Sapi ini dipelihara dengan sistem intensif pada kandang koloni.Kelompok ini mangadakan paruman/rapat rutin setiap enam bulan.                                                                                                                                                                                                                                                                                                

3. Putu Sada. Alamat Banjar Dinas Karya Nadi, Desa Rangdu. Jumlah sapi yang dipelihara = 3 ekor (1 ekor jantan dewasa, 1 ekor indukan, 1 ekor betina muda)                                                                          

4. Made Sarjana. Alamat Banjar Dinas Karya Nadi, Desa Rangdu. Jumlah sapi yang dipelihara 3 ekor ( 2 ekor indukan, 1 pedet betina, ).

5. Gede Suka Yadnya Alamat Banjar Dinas Karya Nadi, Desa Rangdu. Jumlah kambing yang dipelihara = 12 ekor (1 ekor jantan, 11 ekor betina), jenis kambing benggala merupakan tipe kambing Ettawa

6. Putu Supartika Yadnya. Alamat Banjar Dinas Kerta Nadi, Desa Rangdu. Jumlah kambing yang dipelihara = 16 ekor ( 14 ekor betina, 2 ekor jantan), jenis kambing benggala merupakan tipe kambing Ettawa

7. Ketut Suastika. Alamat Banjar Dinas Kelodan, Desa Bubunan. Jumlah kambing yang dipelihara = 25 ekor (25 ekor betina).jenis kambing benggala merupakan tipe kambing Ettawa.

8. Ketut Ardana. Alamat Banjar Kelodan, Desa Bubunan. Jumlah sapi yang dipelihara = 6 ekor (1 ekor pedet betina, 1 ekor dara, 1 ekor jantan muda, 3 ekor indukan)                                                          Jumlah total ternak sapi dan Kambing yang terdata di Desa Bubunan dan Desa Rangdu Kecamatan Seririt Sebagai berikut :

- Sapi Jantan = 9 ekor

- Sapi Betina  = 54 ekor

Total sapi yang terdata =  63 ekor

* Kambing jantan = 3 ekor

* Kambing betina = 50 ekor

Total kambing yang terdata 63 ekor

Sistem pemeliharaan ternak sapi yg diterapkan oleh masing-masing peternak  yakni pemeliharaan secara intensip, karena dengan sistem ini ternak sapi  lebih mudah dikontrol kesehatannya serta pemberian pakan dan minum bisa dilaksanakan secara teratur. Sedangkan untuk pemeliharaan ternak kambing ada yang menggunakan kandang kelompok dan kandang panggung.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat penting dalam mendukung pembangunan di bidang peternakan, khususnya dalam penyediaan data yang akurat dan terarah.

Dengan adanya pendataan yang sistematis dan berkelanjutan diharapkan nantinya sektor peternakan dapat berkembang secara optimal serta memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat.