(0362) 25090
distankan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan Dan Perikanan

PESTISIDA NABATI DARI BAWANG PUTIH DAN DAUN PEPAYA

Admin distankan | 27 Maret 2026 | 285 kali


Oleh : Vani Silvana

POPT Ahli Pertama pada Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng


Pestisida nabati merupakan salah satu alternatif ramah lingkungan untuk mengendalikan hama pada tanaman. Pada budidaya manggis, serangan OPT utamanya hama sering menjadi masalah karena dapat merusak jaringan daun dan menghambat pertumbuhan tanaman. Untuk mengatasi masalah tersebut, petani dapat memanfaatkan bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar, seperti bawang dan daun pepaya, sebagai pestisida nabati.

Bawang, baik bawang putih maupun bawang merah, mengandung senyawa sulfur dan zat aktif yang memiliki sifat insektisida serta mampu mengusir serangga. Sementara itu, daun pepaya mengandung enzim papain dan berbagai senyawa alkaloid yang dapat mengganggu sistem pencernaan hama, terutama ulat pemakan daun. Kombinasi kedua bahan ini dapat memberikan efek pengendalian yang cukup efektif terhadap hama pada tanaman manggis.

Bahan yang diperlukan :

  • 1 genggam daun pepaya (±100–200 g)
  • 3–5 siung bawang putih
  • 1 liter air
  • 1 sendok teh sabun cair / sabun cuci piring (sebagai perekat)

Cara Membuat dan aplikasi

Proses pembuatan pestisida nabati ini cukup sederhana. Pertama, siapkan 3-5 siung bawang putih dan segenggam daun pepaya kurang lebih 100-200 gram yang telah dicuci bersih. Kedua bahan tersebut kemudian dihaluskan dengan cara ditumbuk atau diblender dengan sedikit air hingga menjadi campuran yang halus. Setelah itu, campuran tersebut ditambahkan air 1 liter dan didiamkan selama 12-24 jam agar zat aktif dari bahan-bahan tersebut larut dengan baik. Selanjutnya, larutan disaring untuk memisahkan ampasnya, sehingga diperoleh cairan pestisida nabati yang siap digunakan.

Sebelum disemprotkan, larutan dapat ditambahkan sedikit sabun cair sebagai bahan perekat agar larutan lebih mudah menempel pada permukaan daun. Dosis pada tangka 16 liter campurkan 2–3 liter larutan pestisida nabati ditambah air sampai tangka penuh.

Penyemprotan dilakukan pada bagian daun tanaman manggis, terutama pada bagian bawah daun yang sering menjadi tempat persembunyian ulat. Waktu penyemprotan yang dianjurkan adalah pada pagi atau sore hari agar larutan tidak cepat menguap dan dapat bekerja lebih efektif.

Penggunaan pestisida nabati dari bawang dan daun pepaya ini tidak hanya membantu mengendalikan ulat pemakan daun, kutu putih, tungau, dan trips tetapi juga lebih aman bagi lingkungan, manusia, dan organisme lain di sekitar kebun. Dengan penggunaan secara rutin dan pengamatan tanaman yang baik, pestisida nabati ini dapat menjadi solusi alami dalam menjaga kesehatan tanaman manggis.

 

SUMBER : Buku Lapang Budidaya Manggis. 2021. Direktorat Buah dan Florikultura. Jakarta. Perpustakaan Direktorat Jendral Hortikultura.