Oleh : I Kade Punawirawan Putra, S.P (POPT Kec. Buleleng)
Budidaya tanaman padi yang berhasil tidak hanya ditentukan oleh penggunaan benih unggul, ketersediaan air, dan pengendalian hama penyakit, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kondisi dan tingkat kesuburan tanah. Tanah merupakan media tumbuh utama yang menyediakan unsur hara bagi tanaman sehingga perlu diketahui kondisinya sebelum kegiatan penanaman dilakukan. Oleh karena itu, pengecekan kondisi tanah menjadi langkah awal yang penting untuk memastikan kebutuhan hara tanaman dapat terpenuhi secara tepat dan efisien.
Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengetahui kondisi kesuburan tanah sawah adalah melalui penggunaan Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS). PUTS merupakan alat uji sederhana yang dirancang untuk membantu petani dan petugas pertanian melakukan analisis kondisi tanah secara cepat langsung di lapangan. Alat ini digunakan untuk mengukur status unsur hara utama pada tanah sawah, terutama fosfor (P), kalium (K), serta tingkat kemasaman tanah (pH). Hasil pengujian tersebut menjadi dasar dalam menentukan rekomendasi pemupukan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman dan kondisi spesifik lahan.
Pelaksanaan pengecekan tanah menggunakan PUTS diawali dengan pengambilan sampel tanah dari beberapa titik di lahan sawah agar dapat mewakili kondisi lahan secara keseluruhan. Sampel tanah diambil pada lapisan olah, kemudian dibersihkan dan dipersiapkan sesuai prosedur pengujian. Selanjutnya, sampel dicampurkan dengan larutan pereaksi yang tersedia pada perangkat PUTS. Perubahan warna yang dihasilkan kemudian dibandingkan dengan standar warna pada alat untuk mengetahui kategori tingkat kesuburan tanah, mulai dari rendah, sedang, hingga tinggi. Informasi yang diperoleh dari hasil pengujian ini sangat bermanfaat dalam penyusunan rekomendasi pemupukan yang tepat. Dengan mengetahui kondisi aktual tanah, petani dapat menentukan jenis dan dosis pupuk yang diperlukan sehingga penggunaan pupuk menjadi lebih efisien dan tidak berlebihan. Selain membantu menekan biaya produksi, pemupukan yang sesuai juga mampu meningkatkan penyerapan unsur hara oleh tanaman, menjaga keseimbangan kesuburan tanah, serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan akibat penggunaan pupuk yang tidak terkendali.
Penerapan pengecekan kondisi tanah menggunakan PUTS menjadi bagian penting dalam konsep pengelolaan hara spesifik lokasi yang saat ini terus dikembangkan dalam budidaya padi. Melalui langkah awal ini, kegiatan budidaya dapat direncanakan dengan lebih baik dan berbasis data kondisi lahan yang nyata. Dengan demikian, penggunaan PUTS diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas tanaman padi, efisiensi usaha tani, serta menjaga keberlanjutan sumber daya lahan pertanian untuk jangka panjang.